Seni Tari di Berbagai Belahan Dunia
Posted in: Pendidikan

Seni Tari di Berbagai Belahan Dunia

Seni Tari di Berbagai Belahan Dunia

Seni Tari di Berbagai Belahan Dunia

5.1. Tari di Asia

Semua tarian klasik India berakar pada Natyashastra. Ciri khasnya adalah penggunaan lonceng di sekitar pergelangan kaki. Sekarang ada banyak jenis tarian klasik India di berbagai daerah.

Dalam tarian Sri Lanka ada tarian setan bernama Sure Natima. Tarian ini adalah ritual pra-Buddhis di Sri Lanka yang menggabungkan Ayurveda dan Sinhala. Pengaruh tarian juga dapat dilihat dalam tarian klasik Sri Lanka.

Ada banyak jenis tarian di Indonesia. Setiap daerah memiliki beberapa tarian khas. Berbagai jenis tarian dikenal di luar negeri, seperti tari pendet, tari kecak, tari gerbang tujuan, tari piring, tari saman, dll. Beberapa tarian ini berasal dari budaya Hindu, budaya Islam atau campuran keduanya dipengaruhi.

5.2. Tari di Eropa dan Amerika Utara

Balet pertama kali dikembangkan di Italia dan kemudian di Prancis. Dapat dikatakan bahwa balet adalah hiburan mewah yang dipadukan dengan musik, drama, puisi, lagu, kostum, dan tarian. Pada masa pemerintahan Louis XIV, yang juga seorang penari, tarian sering dikodifikasi. Penari profesional mendapat tempat. Bahkan ada ahli balet yang dilisensikan oleh pemerintah Prancis. Akademi tari balet pertama, Académie Royale de Danse, dibuka di Paris pada tahun 1661. Tak lama kemudian, sekelompok penari balet, awalnya hanya diperuntukkan bagi pria, dimulai. Tetapi pada tahun 1681 wanita mulai ikut serta.

Konser tari abad ke-20 membawa ledakan inovasi dalam gaya tari yang ditandai dengan eksplorasi teknik tari yang lebih bebas. Pelopor awal dari apa yang disebut tarian modern termasuk Loie Fuller, Isadora Duncan, Mary Wigman dan Ruth St. Denis.

Tarian Afrika-Amerika adalah tarian yang telah berevolusi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Amerika Utara. Tarian semacam itu termasuk disko, jazz, hip hop, rock’n’roll, dll. Sebagian besar tarian ini sudah memiliki dampak global.


Baca Juga :